Pada jaman sekarang perkembangan sistem informasi mempengaruhi banyak sektor contohnya saja pada bidang pendidikan. Semua sistem pembelajaran hampir dari sekolah dasar sampai perguruan tinggi menggunakan komputer, komputer sudah diperkenalkan sejak anak-anak atau playgroup untuk mereka bermain sambil belajar, sekaligus juga digunakan sebagai pembelajaran interaktif, juga bersifat audio-visual untuk pembelajaran itu sendiri.

Dimana tadinya pada dasarnya pendidikan merupakan suatu proses komunikasi dan informasi dari pendidik kepada peserta didik yang berisi informasi-informasi pendidikan, yang memiliki unsur-unsur pendidik sebagai sumber informasi, media sebagai sarana penyajian ide, e-learning berarti pembelajaran dengan menggunakan jasa bantuan perangkat elektronika. Sekarang juga sudah banyak kemudahan yang diberikan dalam menunjang sistem pembelajaran seperti sudah adanya internet yang memudahkan untuk mengerjakan tugas, fasilitas yang sudah memadai saat ini.

Para ahli-ahli juga meramalkan kemajuan pendidikan ,seperti :
 Bishop G. (1989) meramalkan bahwa pendidikan masa mendatang akan bersifat luwes (flexible), terbuka, dan dapat diakses oleh siapapun juga yang memerlukan tanpa pandang faktor jenis, usia, maupun pengalaman pendidikan sebelumnya.
 Tony Bates (1995) menyatakan bahwa teknologi dapat meningkatkan kualitas dan jangkauan bila digunakan secara bijak untuk pendidikan dan latihan, dan mempunyai arti yang sangat penting bagi kesejahteraan ekonomi.
 Alisjahbana I. (1966) mengemukakan bahwa pendekatan pendidikan dan pelatihan nantinya akan bersifat Saat itu juga (Just on Time). Teknik pengajaran baru akan bersifat dua arah, kolaboratif, dan inter-disipliner.

Dari penjelasan para ahli-ahli sendiri kita bisa simpulkan bahwa kemajuan sistem informasi itu berpengaruh besar terhadap pendidikan dan pemikiran masyarakat, multidisipliner, serta terkait pada produktivitas kerja saat itu juga dan kompetitif.
Gambaran dunia pendidikan di Indonesia di masa mendatang adalah:
> Berkembangnya pendidikan terbuka dengan modus belajar jarak jauh (Distance Learning).
> Sharing resource bersama antar lembaga pendidikan / latihan dalam sebuah jaringan internet.
> Penggunaan perangkat teknologi informasi interaktif, seperti CD-ROM Multimedia, OHP, proyektor dalam pendidikan secara bertahap menggantikan TV dan Video.

Perkembangan teknologi informasi dalam bidang pendidikan, maka pada saat ini sudah dimungkinkan untuk diadakan belajar jarak jauh dengan menggunakan media internet untuk menghubungkan antara mahasiswa dengan dosennya, mengecek keuangan, melihat jadwal kuliah, mengirimkan berkas tugas yang diberikan dosen dan sebagainya, semuanya itu sudah dapat dilakukan pada era globalisasi ini.

Faktor-faktor utama distance learning atau belajar jarak jauh yang selama ini dianggap masalah adalah tidak adanya interaksi antara dosen dan mahasiswanya. Namun demikian, dengan media internet sangat dimungkinkan untuk melakukan interaksi antara dosen dan siswa baik dalam bentuk real time (waktu nyata) atau tidak. Dalam bentuk real time dapat dilakukan misalnya dalam suatu chatroom contohnya itu kita chat di facebook, yahoo messenger, AIM,dll. Innteraksi langsung dengan real audio atau real video, dan online meeting. Yang tidak real time bisa dilakukan dengan mailing list, discussion group, newsgroup, dan buletin board. Dengan cara di atas interaksi dosen dan mahasiswa di kelas mungkin akan tergantikan walaupun tidak 100%. Bentuk-bentuk materi, seperti materi dosen dibuat dalam bentuk presentasi di web dan dapat di download oleh siswa.

Referensi :
http://www.teknik-informatika.com